Oleh: rio Santoso | Februari 16, 2009

Apa Itu Reverse Osmosis?

Kembali saya mau coba tulis tentang Reverse Osmosis. Lagi getol-getol-nya untuk ngebahas tentang Reverse Osmosis karena saya memang sedang mencoba mengembangkan bisnis air Reverse Osmosis ini. Sekalian saya belajar untuk tau lebih dalam tentang Reverse Osmosis, teman-teman sekalian juga bisa ikut belajar. Semoga bermanfaat.

Bagi teman-teman mungkin masih ingat pelajaran sekolah dulu tentang Osmosis. Proses ini untuk pertama kalinya dijabarkan pada tahun 1748 oleh seorang ilmuwan Perancis. Pada percobaan yang dilakukan tercatat saat itu air secara spontan berdifusi menembus membran (yang terbuat dari kantung kemih babi) menuju alkohol. 200 tahun kemudian, modifikasi dari proses ini dikenal dengan nama Reverse Osmosis, yang dapat membuat orang-orang mampu mengubah air yang tidak layak menjadi air yang sehat atau bebas dari kontaminan aestatik. Sistem Reverse Osmosis telah digunakan untuk memnuhi kebutuhan air bersih di perumahan hingga di pesawat luar angkasa.

Teknologi Reverse Osmosis digunakan di mana air murni dibutuhkan; biasanya di tempat-tempat berikut:

1| Air minum

2| Humidifikasi

3| Pembuatan Es

4| Air pembilas

5| Aplikasi biomedikal

6| Aplikasi laboratotium

7| Fotografi

8| Produksi obat-obatan

9| Dianalisis ginjal

10| Proses kimia

11| Pembuatan kosmetik

12| Restoran

13| Aplikasi metal plating

14| Air pengisi boiler

15| Air pengisi baterai/aki

16| Produksi semikonduktor

17| dan masih banyak lagi….

Bagaimana Cara Kerja Reverse Osmosis

Sebuah membran semi-permeable, seperti halnya membran yang tersusun dari dinding-dinding sel atau seperti susunan sel pada kantung kemih, bersifat selektif terhadap benda-benda yang akan melaluinya. Umumnya membran ini sangat mudah untuk dilalui oleh air karena ukuran molekulnya yang kecil; tapi juga mencegah kontaminan-kontaminan lain yang mencoba melaluinya. Sebagai percobaan, air diisikan di kedua sisi membran, dimana air di salah satu sisinya memiliki perbedaan konsentrasi mineral-mineral terlarut, karena air memiliki sifat berpindah dari larutan berkonsentrasi rendah menjuju larutan berkonsentrasi lebih tinggi, maka air akan berpindah (berdifusi) melalui membran dari sisi konsentrasi rendah ke sisi konsentrasi yang lebih tinggi. Sehingga, tekanan osmotik akan melawan proses difusi, dan akan terbentuk kesetimbangan.

skema proses osmosis

skema proses osmosis

Proses Reverse Osmosis menggerakkan air dari konsentrasi kontaminan yang tinggi (sebagai air baku) menuju penampungan air yang memiliki konsentrasi kontaminan sangat rendah. Dengan menggunakan air bertekanan tinggi di sisi air baku, sehingga dapat menciptakan proses yang berlawanan (reverse) dari proses alamiah osmosis. Dengan tetap menggunakan membran semi-permeable maka hanya akan mengijinkan molekul air yang melaluinya dan membuang bermacam-macam kontaminan yang terlarut. Proses spesifik yang terjadi dinamakan ion eksklusi, dimana sejumlah ion pada permukaan membran sebagai sebuah pembatas mengijinkan molekul-molekul air untuk melaluinya seiring melepas substansi-substansi lain.

skema proses reverse osmosis

skema proses reverse osmosis

Membran semi-permeable di awal-awal percobaan osmosis berasal dari kantung kemih babi. Sebelum tahun 1960, membran-membran jenis ini dinilai sangat tidak efisien, mahal, dan tidak handal untuk penggunaan aplikasi osmosis diluar laboratorium. Bahan-bahan sintetik modern, mampu memecahkan masalah ini, membuat membran menjadi lebih efektif dalam menghilangkan kontaminan, dan membuatnya lebih kuat untuk menahan tekanan air yang lebih besar sebagai efisiensi pengoperasian.

Walaupun dengan kemampuannya untuk memurnikan air baku, sebuah sistem Reverse Osmosis harus secara berkala dibersihkan untuk mencegah terbentuknya kerak di permukaan membran. Sistem Reverse Osmosis memerlukan karbon sebagai penyaring awal untuk mereduksi kandungan klorin yang akan merusak membran Reverse Osmosis; dan juga membutuhkan filter sedimen untuk menyaring material-material terlarut dari air baku sehingga tidak menymbat di membran. Mereduksi kesadahan melalui proses water softening atau chemical softening juga dibutuhkan untuk wilayah-wilayah yang memiliki air baku yang sadah.

Low Pressure System (biasa digunakan di perumahan)

Sistem Reverse Osmosis bertekanan rendah adalah yang bertekanan kurang dari 100 psig. Biasanya digunakan di area perumahan yang menggunakan sistem penampungan seperti pada skema berikut.

skema sistem reverse osmosis

skema sistem reverse osmosis

Tangki penampungan penempatan di atas (countertop) biasanya tidak bertekanan; namun jenis tangki penampung terbenam (undersink) biasanya bertekanan yang akan bertambah seiring bertambahnya isi tangki. Sistem bertekanan ini mampu menyediakan tekanan yang cukup untuk menggerakkan air dari tangki penampungan menuju kran. Tapi sayangnya, hal ini juga akan menciptakan tekanan balik melawan membran, yang dapat menurunkan efisiensi sistem. Beberapa unit mengatasi masalah ini dengan menggunakan tangki tidak bertekanan dengan pompa untuk mendapatkan air yang telah dimurnikan saat dibutuhkan.

Unit-unit bertekanan rendah biasanya mampu menghasilkan 2 – 15 galon per hari, dengan efisiensi besar jumlah air limbah (reject water) sebanyak 2 – 4 galon untuk setiap galon air murni yang dihasilkan. Kemurnian air yang dihasilkan mampu mencapai 95%. Sistem jenis ini sangat terjangkau. Unit jenis ini memerlukan pemeliharaan berupa penggantian pre dan post filter (biasanya 1 hingga 4 kali per tahun); dan penggantian membran Reverse Osmosis setiap 2 hingga 3 tahun sekali, tergantung penggunaan.

High Pressure System (biasa digunakan untuk komersial dan industri)

Sistem tekanan tinggi biasanya beroperasi pada tekanan 100 – 1000 psig, tergantung membran yang digunakan dan air yang akan diolah. Sistem ini biasanya digunakan untuk industri dan komersial dimana dibutuhkan volume yang besar namun tetap pada standar kemurnian yang tinggi.

Kebanyakan sistem komersial dan industri menggunakan banyak membran yang diatur secara pararel untuk menghasilkan jumlah air yang diinginkan. Air yang telah diproses dari stage pertama kemudian dilanjutkan ke modul membran tambahan untuk mendapatkan tingkat pemurnian yang lebih tinggi. Air limbah yang dihasilkan dapat juga diarahkan ke modul membran erikutnya untuk meningkatkan efisiensi sistem (lihat diagram dibawah berikut), walau pembersihan (flushing) masih tetap diperlukan saat konsentrasi meningkat mencapai tingkat kegagalan (fouling).

Sistem High Pressure untuk industri mampu menghasilkan 10 hingga ribuan galon air perhari dengan efisiensi 1 – 9 galon air limbah. Kemurnian air bisa mencapai 95%. Sistem ini lebih besar dan leih rumit dibandingkan sistem Low Pressure.

Apa yang Reverse Osmosis Treatment

Reverse Osmosis mampu menghilangkan banyak jenis kontaminan kesehatan dan aestatik. Didesain dengan efektif sehingga mampu menghilangkan rasa, warna dan bau yang tidak sedap, dan rasa asin atau soda yang disebabkan oleh klorida atau sulfat.

Reverse Osmosis juga efektif untuk menghilangkan kontaminan kesehatan seperti arsenik, asbestos, atrazine (hebrisida/pestisida), florida, timah, merkuri, nitrat, dan radium. Dengan menggunakan pre-filter karbon yang sesuai (yang biasanya termasuk di banyak sistem reverse osmosis), maka akan mampu menghilangkan kontaminan seperti benzene, trikloretilen, trihalometana, dan radon. Beberapa sistem reverse osmosis juga mampu menghilangkan kontaminan biologi seperti Crystosporidium. Peringatan dari Water Quality Association (WQA), bahwa membran reverse osmosis secara umum mampu menghilangkan semua mikro-organisme dan kontaminan kesehatan, dengan perancangan sistem reverse osmosis yang dapat mencegah kegagalan perlindungan pada sistem air minum.

Saat teman-teman mencari produk untuk sistem pemurnian air dari kontaminan kesehatan, pastikan produk tersebut sudah “lulus uji” secara laboratorium.

Kesimpulan
Reverse osmosis merupakan teknologi yang relatif baru, tapi sangat efektif, sebuah aplikasi proses sains yang ditemukan. Sistem reverse osmosis memiliki banyak jenis, dengan kapasitas untuk memnuhi satu lingkup keluarga atau sebesar kapasitas kebutuhan industri yang memerlukan ribuan galon per hari.Dengan kelebihan-kelebihan sistem ini dan desain membran telah meningkatkan efesiensi dan kehandalannya, reverse osmosis dapat digunakan dibanyak jenis aplikasi water treatment untuk waktu yang lama.

———————-
Artikel ini ditampilkan pertama kali pada Water riview Technical Brief (1995), volume 10, No 3; publikasi Water Quality Research Council; Copywrite 1995 oleh WQA.

Disadur dan diedit.

Oleh: rio Santoso | Januari 26, 2009

Menurunkan TDS pada air

Bagaimana cara kita menurunkan level TDS dari air minum kita?

Ada beberapa cara yang paling sering digunakan sebagai sistem filtrasi dan purifikasi air adalah sebagai berikut:

Karbon Filtrasi

Charcoal, bentuk dari karbon yang memiliki permukaan yang luas, menyerap dan mengikat banyak senyawa termasuk yang bersifat toxic. Air yang melewati charcoal aktif untuk menghilangkan kandungan kontaminan di dalam air. baca lebih lanjut….

Reverse Osmosis (RO)

Reverse Osmosis bekerja dengan memberikan tekanan pada air hingga memiliki tekanan untuk mampu menembus membran semi-permeable yang hanya mampu dilalui oleh molekul air tanpa kontaminan-kontaminan lain. RO merupakan metode paling berkembang untuk sistem purifikasi yang ada saat ini. baca lebih lanjut…

Distilasi

Distilasi menggunakan cara menguapkan air hingga menjadi uap basah. Uap air tersebut naikmenuju ruang pendinginan sehingga terkondensasi menjadi air kembali dan ditampung. Karena benda padat terlarut secara umum tidak menjadi uap, mereka tetap dalam kondisi air yang mendidih. baca lebih lanjut…


Deionization (DI)

Air dialiri melewati sela-sela elektroda positif dan elektroda negatif. Membran penseleksi ion akan membuat ion positif terlepas dari air menuju elektroda negatif, dan ion negatif menuju elektroda positif. Maka akan dihasilkan air de-ionized yang sangat murni. Namun, biasanya dilakukan treatment awal pada sebuah unit reverse osmosis untuk menghilangkan kontaminan non-ionik. Baca lebih lanjut…

Oleh: rio Santoso | Januari 26, 2009

Filter karbon aktif

Filter karbon aktif berbentuk butiran yang merupakan teknologi yang dikembangkan untuk menghilangkan banyak jenis kontaminan astetik, dan sedikit efektif untuk menghilangkan beberapa kontaminan kesehatan seperti senyawa organic volatile (benzene, trichloroethylene, dan kontaminan berbasis petroleum lainnya). Karena sifatnya yang molecular, karbon aktif mampu menyerap dengan baik, yang berarti dapat menangkap banyak molekul organik di permukaannya. Filter karbon aktif berbentuk butiran relative tidak mahal, dengan pemeliharaan berupa penggantian 6 sampai 12 catridge per tahun, tergantung kualitas air baku dan media filter sebelumnya.

Ada desain khusus berbentuk kotak padat, dan dilapisi filter karbon aktif, Filter ini efektif untuk menghilangkan logam berat seperti timah dan merkuri. Filter ini memiliki lubang pori-pori lebih kecil dari 0,2 mikron, sehingga juga mampu menghilangkan bio kontaminan dengan efektif.

Mikrofiltrasi

Mikrofiltrasi menggunakan sebuah media filter yang memiliki pori-pori lebih kecil dari 0,2 mikron yang digunakan untuk mencegah biokontaminan tembus. Paduan keramik dan karbon padat biasa digunakan untuk membuat jenis mikrofiltrasi ini. Filter keramik memiliki kelebihan dapat dicuci ulang hingga beberapa kali hingga hilang efektifitasnya.

Media blok karbon biasanya dihancurkan setelah pemakaian. Media ini, memberikan tambahan treatment untuk banyak jenis kontaminan kesehatan dan aestetik. Mikrofiltrasi efektif untuk banyak jenis kontaminan biologikal, termasuk hard-shelled cyst seperti Cryptospridium.

Thanks to TDS meter

Oleh: rio Santoso | Januari 13, 2009

Air Sadah

Apakah air sadah merugikan?

Karena air sadah, pengeluaran teman-teman akan bertambah, itu disebabkan karena air sadah meninggalkan residu berupa kerak dipermukaan-permukaan benda yang dialirinya.

Untuk jangka waktu tertentu, kerak dari air sadah bisa menyumbat pipa-pipa air sehingga bisa menurunkan tekanan air yang mengalir. Kerusakan lainnya adalah akan mempercepat kerusakan pemanas air (water heater), mesin pencuci piring, mesin cuci, intinya, semua peralatam yang menggunakan air. Kerak ini juga bisa meninggalkan bekas di alat-alat makan kita (gelas, piring, dll.) dan juga di pakaian dan lantai yang kita cuci dengan air sadah itu.

Karat akan mudah sekali terjadi karena air sadah bersifat asam yang perlahan-lahan akan menghabisi pipa (atau logam yang dilaluinya), perkakas-perkakas, pemanas air, dan lain sebagainya.

Tingginya nilai TDS bisa mengindikasikan bahwa air tersebut sadah, dimana akan terbentuk kerak di pipa-pipa dan katup-katup air. Karena TDS bisa dilihat untuk mengetahui tingkat kesadahan air, maka menggunakan TDS meter bisa menjadi langkah awal untuk mengetahuinya. Secara umum, makin tinggi level TDS (ppm), maka makin tinggi tingkat kesadahan air tersebut.

Air sadah sebenarnya merupakan sejumlah partikel per liter air, yaitu miligram per liter (mg/l) atau part per million (ppm). Dimana satu butir partikel kesadahan adalah sebesar 17,1 ppm atau (mg/l).
source: tds meter

Oleh: rio Santoso | Januari 8, 2009

Kinerja Filter Reverse Osmosis

Kalau teman-teman di rumah punya alat Reverse Osmosis untuk mengolah air menjadi air minum, maka teman-teman perlu melakukan pengujian secara berkala air minum yang dihasilkan untuk memastikan alat tersebut bekerja dengan baik. Kinerja alat Reverse Osmosis sebenarnya diukur dari kinerja filter dan memmbran RO dengan mengukur besar TDS yang mampu dihilangkan. Besar penurunan TDS mengindikasikan penurunan mikro-organisme dan partikel non-solid berbahaya seperti khlorin dan florida. Jadi, pastikan teman-teman memeriksa kualitas air minum paling tidak 1 kali setiap bulannya untuk mengetahui bahwa filter dan membran RO masih dalam kondisi baik.
Carbon Filter
Carbon Filter merupakan teknologi yang paling sering digunakan di sistem filtrasi air minum. Tapi sayangnya, pemilik sistem filtrasi seperti ini jarang melakukan pemeriksaan. Di banyak kasus, filter tidak dibersihkan dengan baik, atau tidak dilakukan penggantian secara berkala. Pemakaian yang melewati batas waktu akan menurunkan kinerjanya, bahkan akhirnya kontaminan yang sudah overload di dalam filter ikut keluar bersama air minum.

Persentase Kinerja RO

Kinerja seuah alat RO dilihat dari persentase penurunan kadar TDS atau disebut dengan rejection rate. Rejection rate adalah persentase kontaminan yang tidak bisa tembus/melewati membran. Rejection rate harus setinggi mungkin sehingga air minum bisa masuk kategori “ideal“.

Untuk mengetahui besar rejection rate maka perlu diketahui besar TDS air baku (air sebelum diolah). Sebagai contoh, air baku diujikan dan diketahui memiliki konsentrasi TDS sebesar 300ppm, setelah diolah menggunakan alat Reverse Osmosis didapatkan hasil sebesar 15 – 30ppm, maka rejection rate adalah sebesar 90% – 95%.

Namun, alat Reverse Osmosis di-desain untuk kualitas air baku tertentu, dan besar rejection rate tertentu. Jadi, jika suatu alat Reverse Osmosis di-desain dengan rejection rate yang rendah, maka kualitas air minum yang dihasilkan juga menurun.

Thanks to TDS meter

Oleh: rio Santoso | Januari 6, 2009

Untuk Rasa dan Arti Kesehatan

Ini cuplikan dari Dr. Olaf Mickelson, Former President dari American Institute of Nutrition…

Bahwa lebih penting untuk mendapatkan asupan air minum yang cukup dibanding kecukupan akan kebutuhan asupan kalori. Air minum sebaiknya bebas dari bau dan rasa yang tidak sedap sebagai upaya untuk memastikan seseorang akan memenuhi kebutuhan dirinya.

Kenapa air murni lebih sehat untuk dikonsumsi?

Pada dasarnya kita semua terkena mineral dan bahan-bahan kimia beracun (toxic) yang kita dapati dari udara dan makanan yang kita konsumsi setiap hari. Air adalah satu-satunya cara untuk membuang racun-racun ini dari dalam tubuh. Dimulai dengan menggunakan air yang lebih murni, karena kemampuannya yang lebih besar untuk mengambil dan membersihkan benda-benda beracun dari tubuh kita. 1

Kenapa anak-anak perlu mengkonsumsi air murni?

Sistem imunitas dan detoksifikasi anak-anak masih dalam tahap pengembangan hingga masa remaja. Adanya asupan bahan-bahan kimia beracun (walau dalam jumlah kecil) atau kandungan timah pada air minum di masa kanak-kanak bisa meningkatkan resiko penyakit degeneratif dan kelainan kinerja organ dimasa mendatang. Karena banyak sistem pertahanan (tubuh) yang krusial untuk melindungi tubuh bagi orang dewasa dari penyakit dan polutan tidak sempurna dikemangkan selama masa kanak-kanak, maka mereka menjadi lebih sensitif terhadap benda-benda asing.

Seorang anak mengkonsumsi air minum 3 kali lebih banyak per berat badan dibandingkan orang dewasa, berarti mereka akan rentan untuk terkontaminasi polutan dengan dosis yang lebih besar. Sehingga tubuh mereka tumbuh lebih sensitif. 2

Padahal, standar kesehatan yang mengatur jumlah atau level polutan yang diijinkan untuk konsumsi air minum semua berdasarkan kemampuan imbas terhadap orang dewasa.

Kenapa air denga TDS tinggi tidak diinginkan atau berbahaya?

- Karena akan terasa getir, asin, terasa seperti terlarut logam, dan memiliki bau yang tidak sedap

- Air dengan TDS tinggi kurang bisa mengurangi rasa haus.

- Air dengan TDS tinggi mempengaruhi rasa makanan dan minuman, sehingga mengurangi selera makan.

- Air dengan TDS tinggi dapat saja terkandung mineral-mineral berbahaya seperti nitrat, sodium, sulfat, barium, cadmium, tembaga, dan florid.

- Jika seseorang minum 2 gelas air per hari, maka jika ditotal selama 70 tahun hidupnya orang tersebut mengkonsumsi 4500 galon air. Jika air itu bukan air murni, dari 4500 galon ini mengandung 200-300 pound batuan yang tubuh tidak perlukan. Kebanyakan akan dibuang melalui saluran ekskresi. Tapi, sebagian akan tinggal di dalam tubuh, dan akan mengakibatkan kekakuan sambungan persendian, pengerasan arteri, batu ginjal, penyumbatan arteri, dan kaliper mikroskopik dan mengalir keseluruh tubuh. 3

Apakah kita butuh mineral dari air minum kita?

Mineral Anorganik

Dipercaya bahwa air mineral membantu tubuh untuk proses metabolisme. Namun, ada pembuktian ilmiah yang menyarankan bahwa kebanyakan dari mineral ini berbentuk anorganik (“benda mati”). Yang saat mereka masuk ke dalam sirkulasi tubuh, mereka tidak dapat digunakan pada proses fisik pembentukan sel-sel tubuh.

Jadi, mineral pada air hanyalah memberikan mineral-mineral “mati” atau anorganik yang tidak dapat diasimilasi.

Semua mineral anorganik ini justru hanya mengganggu tubuh kita. 4

Tubuh memerlukan mineral yang banyak ditemukan di makanan, BUKAN AIR MINUM. -The American Medical Journal.

Faktanya: Mineral organik dari air sumur hanya 1% dari seluruh mineral yang terkandung di air.

Satu gelas jus jeruk mengandung lebih banyak mineral bermanfaat dibanding dengan 30 galon air sumur yang belum diolah.

Organik, atau mineral Bioavailable

Setelah mineral-mineral ini mampu menembus akar tanaman, mineral-mineral anorganik menjadi mineral organik (melalui proses fotosintesis) dan dapat diasimilasi tubuh kita sebagai mineral organik.

Air murni menghilangkan endapan mineral-mineral anorganik dari dalam tubuh.

Melihat bahwa banyak mineral dan nutrisi organik yang lebih mudah diasimilasi yang dari makanan, maka bisa di bayangkan seperti mana yang lebih enak? makan satu sendok tanah atau sebuah wortel? atau minum satu bathtub air tapi ternyata hanya dapat sedikit calcium dianding segelas susu?

Semoga artikel diatas bermanfaat.

SOURCES:

1. Waterwarning.com (Charles Strand)
2. Ibid
3. “Water can undermine your health,” by Norm W. Walker
4. “Your water and Your Health,” by Dr. Allen E. Banik with Carlson Wade

5. TDS meter

Oleh: rio Santoso | Januari 5, 2009

Mengapa TDS meter?

Kenapa kita harus mengukur level TDS air minum kita?

Sesuai regulasi dari Enviromental Protection Agency (EPA) USA, menyarankan bahwa kadar maksimal kontaminan pada air minum adalah sebesar 500mg/liter (500 ppm). Kini banyak sumber-sumber air yang mendekati ambang batas ini. Saat angka penunjukan TDS mencapai 1000mg/L maka sangat dianjurkan untuk tidak dikonsumsi manusia. Sumber-sumer air yang memiliki level TDS yang tinggi sebaiknya diberi perhatian lebih untuk diperiksa lebih lanjut. Kebanyakan, tingginya level TDS disebabkan oleh adanya kandungan potassium, khlorida, dan sodium. Ion-ion ini memiliki efek jangka pendek (short-term effect), tapi ion-ion yang bersifat toxic (seperti timah arsenic, kadmium, nitrat dan banyak lainnya) banyak juga yang terlarut di dalam air. Ion-ion ini memiliki efek jangka pendek (short-term effect), tapi ion-ion yang bersifat toxic (seperti timah arsenic, kadmium, nitrat dan banyak lainnya) banyak juga yang terlarut di dalam air.

pengujian tds

pengujian tds

Bahkan sistem purifikasi air minum terbaik yang terdapat dipasaran, tetap harus dimonitor dengan TDS meter untuk memastikan filter dan/atau membran bekerja dengan baik, atau harus dilakukan penggantian terhadap kerjanya untuk menghilangkan partikel-partikel yang tidak diinginkan dan bakteri yang terlarut didalam air.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa pentingnya untuk memeriksa level TDS air minum kita :

1| Rasa/Kesehatan

Air yang memiliki level TDS tinggi memiliki rasa yang kurang enak, terasa agak asin, pahit, atau metalik. Bisa juga berindikasi terdapatnya mineral-mineral yang bersifat toxic. Enviromental Protection Agency (EPA) USA, menyarankan bahwa kadar maksimal kontaminan pada air minum adalah sebesar 500mg/liter (500 ppm).

2| Kinerja Filter

Pengujian ini untuk memastikan sistem reverse osmosis atau sistem purifikasi air memiliki tingkat kemampuan pembuangan partikel-pertikel pengotor, dan diketahui kapan kita harus mengganti filter (atau membran) sistem purifikasi air minum kita.

3| Kesadahan (Hardness)

Tingginya level TDS bisa mengindikasikan kesadahan air, yang akan menyebabkan kerak .

4| Industri

Tingginya level TDS bisa berdampak pada kinerja beberapa peralatan, seperti boiler dan cooling tower, produksi makanan dan minuman, dan banyak lainnya.

5| Makanan dan Minuman

Untuk mendapatkan rasa secangkir kopi yang lebih nikmat, salah satunya adalah menjaga level TDS air yang digunakannya.

tds-meterDiatas merupakan tabel sesuai dengan Enviromental Protection Agency (EPA) USA.

Air minum ideal adalah yang memiliki level TDS 0 – 50 ppm, dihasilkan dengan proses reverse osmosis, deionizationm microflitration, distillation, dan banyak lainnya. Air gunung (mountain spring) dan yang melalui proses filtrasi karbon berada di standar kedua. Rata-rata air tanah (air sumur) adalah 150 – 300 ppm, masih dalam batas aman, namun bukan yang terbaik terutama untuk para penderita penyakit ginjal.

Semoga artikel ini bermanfaat.

referensi : EPA; TDS meter

Oleh: rio Santoso | Desember 30, 2008

Total Dissolved Solids

Total Dissolved solids alias disingkat TDS. Arti dari TDS adalah “benda padat yang terlarut” yaitu semua mineral, garam, logam, serta kation-anion yang terlarut di air. Termasuk semua yang terlarut diluar molekul air murni (H2O). Secara umum, konsentrasi benda-benda padat terlarut merupakan jumlah antara kation dan anion didalam air. TDS terukur dalam satuan Parts per Million (ppm) atau perbandingan rasio berat ion terhadap air.

Benda-benda padat di dalam air tersebut berasal dari banyak sumber, organik seperti daun, lumpur, plankton, serta limbah industri dan kotoran. Sumber lainnya bisa berasal dan limbah rumah tangga, pestisida, dan banyak lainnya. Sedangkan, sumber anorganik berasal dari batuan dan udara yang mengandung kasium bikarbonat, nitrogen, besi fosfor, sulfur, dan mineral lain. Semua benda ini berentuk garam, yang merupakan kandungannya perpaduan antara logam dan non logam. Garam-garam ini biasanya terlarut di dalam air dalam bentuk ion, yang merupakan partikel yang memiliki kandungan positif dan negatif. Air juga mengangkut logam seperti timah dan tembaga saat perjalanannya di dalam pipa distribusi air minum.

Sesuai regulasi dari Enviromental Protection Agency (EPA) USA, menyarankan bahwa kadar maksimal kontaminan pada air minum adalah sebesar 500mg/liter (500 ppm). Kini banyak sumber-sumber air yang mendekati ambang batas ini. Saat angka penunjukan TDS mencapai 1000mg/L maka sangat dianjurkan untuk tidak dikonsumsi manusia. Dengan angka TDS yang tinggi maka perlu ditindaklanjuti, dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Umumnya, tingginya angka TDS disebabkan oleh kandungan potassium, khlorida, dan sodium yang terlarut di dalam air. Ion-ion ini memiliki efek jangka pendek (short-term effect), tapi ion-ion yang bersifat toxic (seperti timah arsenic, kadmium, nitrat dan banyak lainnya) banyak juga yang terlarut di dalam air.

Maka, ayo dari sekarang kita lebih perhatikan air minum kita. Karena sepertinya sederhana, namun air minum merupakan sesuatu yang paling sering kita konsumsi. Berarti, walaupun sedikit kandungan toxic yang terkandung di dalam air, namun berarti kita menabungnya dengan sangat cepat di tubuh kita.

Semoga bermanfaat.

Referensi: Water filter Online

Oleh: rio Santoso | Desember 27, 2008

Reverse Osmosis

Saat ini air minum reverse osmosis sedang naik daun. Banyak penjual air minum isi ulang yang ditinggal pelanggannya karena diketahui kualitas air minum yang dijualnya buruk. Buat apa mengorbankan kesehatan demi beda harga air minum yang tidak seberapa? Lalu mulai bermunculan penjual atau depot air minum isi ulang dengan menggunakan metode reverse osmosis. Apa sih arti reverse osmosis itu sendiri?

Sebelum menjawab arti reverse osmosis, kita bahas dulu arti osmosis itu sendiri. Kembali ke pelajaran waktu dibangku SD, “anak-anak.. air dari dalam tanah dihisap oleh akar tanaman dengan proses osmosis, lalu diangkut menuju daun dan kemudian berlangsunglah proses fotosintesis”… Saat itu, mungkin istilah itu hanya kita hapal tanpa kita pahami lebih lanjut. Nah, mungkin sekarang waktu nya kita cari pemahamannya, Osmosis adalah proses difusi sebuah cairan (kebanyakan air) melalui membran semi-permeable, cairan tersebut mengalir dari larutan berkonsentrasi rendah (berarti memiliki kadar air yang lebih tinggi) menuju larutan berkonsentrasi tinggi (berarti memiliki kadar air yang lebih rendah). Jadi, osmosis merupakan proses fisik perpindahan cairan melewati membran semi-permeable dari dua larutan yang memiliki beda konsentrasi, tanpa bantuan energi dari luar, bahkan proses osmosis merupakan bentuk pelepasan energi.

Nah, berarti reverse osomosis adalah bentuk proses kebalikan dari proses osmosis tadi. Reverse osmosis merupakan proses perpindahan cairan (air) melalui membran semi-permeable, (bedanya dengan proses osmosis adalah) cairan mengalir dari larutan berkonsentrasi tinggi menuju berkonsentrasi rendah, alias proses penyaringan atau filtrasi, air boleh lewat tapi ampasnya jangan. Karena proses ini kebalikan dari proses osmosis, maka proses reverse osmosis membutuhkan anergi dari luar, yaitu sebuah pompa untuk menaikkan tekanan di satu sisinya sehingga mampu mendorong air untuk melewati membran tersebut.

Seperti ini diagram reverse osmosis :

diagram reverse osmosis

diagram reverse osmosis

Larutan dengan konsentrasi tinggi (air plus pengotor-pengotornya) didorong menuju membran RO (yang merupakan saringan/filter), namun karena ukuran lubang-lubang pada membran hanya sebesar 0,0006 mikron (dimana 1 mikron = 1/1000 mm), maka hanya air murni (H2O) saja yang dapat melewatinya. Pengotor-pengotor nya akan tersaring dan terbuang.

Semoga pengetahuan ini bermanfaat.

Referensi :

1| Wikipedia    2| Carolina water conditioner

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.